Kamis, 09 Desember 2010

Landasan Teori


 Pengertian Computer Based Information Systems
 
Computer Based Information System (CBIS) atau yang dalam Bahasa Indonesia disebut juga Sistem Informasi Berbasis Komputer merupakan sistem pengolah data menjadi sebuah informasi yang berkualitas dan dipergunakan untuk suatu alat bantu pengambilan keputusan. Beberapa istilah yang terkait dengan CBIS yang akan dibahas pada bagian ini antara lain adalah data, informasi, sistem, sistem informasi dan “basis komputer” sebagai kata kuncinya.
            
            Data 

         Banyak terdapat pengertian data yang dirangkum dari berbagai sumber. Bagian ini akan mengutip tiga pengertian data dari sudut pandang yang berbeda-beda.
1. Menurut berbagai kamus bahasa Inggris-Indonesia, data diterjemahkan sebagai istilah yang berasal dari kata “datum” yang berarti fakta atau bahan-bahan keterangan.
2. Dari sudut pandang bisnis, terdapat pengertian data bisnis sebagai berikut : “Business data is an organization's description of things (resources) and events (transactions) that it faces”. Jadi data, dalam hal ini disebut sebagai data bisnis, merupakan deskripsi organisasi tentang sesuatu (resources) dan kejadian (transactions) yang terjadi.
3. Pengertian yang lain mengatakan bahwa “data is the description of things and events that we face”. Data merupakan deskripsi dari sesuatu dan kejadian yang kita hadapi.
Jadi pada intinya, data merupakan kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian dan merupakan kesatuan nyata yang nantinya akan digunakan sebagai bahan dasar suatu informasi.

            Informasi
         Informasi merupakan hasil dari pengolahan data menjadi bentuk yang lebih berguna bagi yang menerimanya yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian nyata dan dapat digunakan sebagai alat bantu untuk pengambilan suatu keputusan.

Latar Belakang

Latar Belakang


        Saat ini dunia pengetahuan dan teknologi mengalami kemajuan yang sangat pesat, sehingga kebutuhan akan informasi yang sangat cepat, tepat, akurat sangat dibutuhkan setiap perusahaan organisasi maupun bidang lainnya. Data yang diperoleh akan diolah sedemikian rupa sehingga kebutuhan informasi dapat dicapai. Salah satu produk dari pengetahuan dan teknologi adalah komputer. Munculnya peralatan komputer merupakan salah satu bukti nyata yang dicapai, mesin komputer salah satu pengolah data yang mampu mengerjakan perhitungan-perhitungan yang rumit dalam jumlah yang besar, serta dapat menyajikan informasi secara cepat, tepat, teliti sesuai yang di inginkan.

Dalam era globalisasi dimana informasi menjadi kunci utama, maka pertukaran informasi baik intra maupun antar perusahaan atau organisasi menjadi sebuah keharusan. Bagi organisasi atau perusahaan yang menggunakan Computer Based Information System (CBIS) atau Sistem Informasi Berbasis Komputer, jaringan memungkinkan komputer melaksanakan tugasnya dengan lebih cepat dan efisien. Pengolahan data dan informasi secara cepat, tepat dan efisien adalah hal penting yang dibutuhkan bagi lembaga atau instansi yaitu salah satunya adalah perusahaan. Seiring dengan perkembangan teknologi begitu pesat, kebutuhan akan informasi pun sangat dibutuhkan terlebih lagi informasi yang dihasilkan mengandung nilai yang benar, akurat, cepat dan tepat, sehingga siapapun dan apapun yang menggunakan informasi tersebut dapat menangani berbagai masalah yang terjadi dengan cepat. Didalam perusahaan salah satu kegiatan sistem informasi yang dapat dimudahkan yaitu sistem pengolahan data pegawai.
        Dengan sistem informasi teknologi tersebut, maka dibutuhkan perancangan suatu sistem untuk mengolah data-data pegawai tersebut sehingga menjadi suatu informasi yang lengkap dan terperinci. Dengan dukungan sistem komputerisasi, cara kerja suatu sistem yang sebelumnya manual dapat mengubah cara kerja yang lebih efisien, tepat guna dan berdaya guna serta terjamin mutu dan kualitas prosedur kerjanya. Perancangan sistem informasi tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan beberapa pemograman diantaranya Microsoft Acces 2007, Acces Database. Pada masa sekarang ini pemograman yang berbasis Acces lebih mudah dan efisien. karena pengembangan dan pengolahannya sangat mudah untuk dilakukan serta tampilannya juga menarik. Keuntungan membuat data dengan menggunakan database tersebut sangat banyak manfaatnya.
         Pada perusahaan database digunakan untuk berbagai macam-macam sistem informasi data-data misalnya pada sistem penggajian, sistem transaksi akuntansi, sistem perbankan, sistem informasi customer, sistem informasi data pegawai dll. Berdasarkan uraian penggunaan database tersebut kami menganalisis sistem informasi data pegawai pada PT. BKE, Sistem informasi data pegawai di PT. BKE, pengolahan data pegawainya sudah baik. Proses input data absen pegawai di Bank kesejahteraan juga sudah baik akan tetapi dalam sistem pengambilan cuti pegawai, serta berkas-berkas data mengenai diri pegawai masih kurang efisien  dikarenakan pada PT. BKE itu sendiri belum menggunakan aplikasi mengenai data pegawai. Maka dari itu kami membuat suatu sistem informasi data pegawai pada PT. BKE dimana program akan di buat dan dapat mengatasi proses pengolahan data pegawai secara efisien.
Tujuan
Adapun tujuan dalam memilih judul Sistem Informasi Data Kepegawaian adalah sebagai berikut:
1.      Membantu memecahkan masalah sistem informasi dan komputerisasi pada PT. BKE.
2.      Merancang suatu sistem pengolahan data pegawai yang diharapkan dapat lebih mudah dipahami.
3.      Menerapkan dan mengembangkan pengetahuan tentang pemograman Microsoft Acces 2007
 

Visi dan Misi PT. BKE

VISI dan MISI


         Visi Bank K adalah "Bank Umum yang disegani, menjadi andalan dan sekaligus kebanggaan dari pegawai negeri, koperasi pegawai negeri dan masyarakat".
1.            Disegani, karena merupakan bank sehat dan selalu mampu menjaga tingkat kesehatan dan kualitasnya.
2.            Andal, karena dikelola secara profesional, mampu bersaing diantara bank yang sekelas, mampu mengikuti arah perkembangan perbankan dan mampu menjadi mitra yang membangun bagi nasabah, khususnya koperasi pegawai negeri dan para anggotanya.
3.             Bangga, karena merasa memiliki dan dari pelayanannya memperoleh manfaat dan nilai lebih.


Misi Bank K "Menjalankan usaha sebagai bank umum yang sehat yang mengutamakan bidang ritel, berperan aktif dalam usaha meningkatkan kesejahteraan pegawai negeri sipil beserta keluarganya melalui kemitraan usaha dengan koperasi, terutama Koperasi Pegawai Republik Indonesia serta dengan badan-badan usaha lainnya." 

Struktur Organisasi PT. BKE

Untuk melihat struktur organisasi Bank K bisa klik disini.  
          Dewan Komisaris
Komisaris Utama


Prof. DR. Wagiono Ismangil
Komisaris (Komisaris Independen)
Jusuf Amiruddin, SE, MM
Komisaris (Komisaris Independen)
DR. Mahyuddin Ramli, MBA
Komisaris
Drs. Achmad Subianto, MBA
Direksi
Direktur Utama
R. M. Yunianto Budi Sudarmodjo, SE
Direktur
Wahju Hidajat, SE, MH
Direktur
Drs. Silo Edi
Direktur
Arif Hidayat, SE

Kepala Divisi
Divisi Operasi
Ir. Bambang Heru Tristiono
Divisi Pemasaran Dana

Divisi Pemasaran Kredit
Setiawan Harsono, SE
Divisi Manajemen Risiko
R.S. Poernomo
Divisi Sumber Daya Manusia
Dhini Laswita, SH
Divisi Perencanaan dan Pengendalian Keuangan
Ir. Brazano R. Hakim
Divisi Audit
Ermi Muchtar, SE


Sistem Informasi kepegawaian PT. BKE


 Profil Perusahaan
            PT. BKE berkedudukan di Jakarta yang akta pendiriannya telah diumumkan dalam lembaran Berita Negara Republik Indonesia tanggal 25 Februari 2000 Nomor 16 Tambahan Nomor 1019/2000. Pendiri PT. BKE adalah Induk Koperasi Pegawai Republik Indonesia (IKP-RI) yang pada saat itu diketuai oleh Bpk. Prof. DR. Sumitro Djojohadikusumo (alm) dan PT. Dana Tabungan Dan Asuransi Pegawai Negeri (PT. Taspen Persero)  
     
Tujuan Pendirian
PT BKE atau disebut Bank A, mulai beroperasi tanggal 27 Februari 1992. Gagasan para pendiri pada saat itu adalah mendirikan Bank Umum, yaitu Bank A, yang dapat berperan untuk mendukung secara sehat upaya untuk meningkatkan kesejahteraan Pegawai Negeri Sipil beserta keluarganya, melalui jalinan kemitraan dengan Koperasi Pegawai Repubilk Indonesia (KP-RI) dan badan usaha lainnya serta masyarakat pada umumnya.
Gagasan para pendiri tersebut juga tercermin pada makna logo Bank A, yaitu rangkaian berbentuk bilah simetris yang berputar menunjukkan konfigurasi huruf B dan A yang berarti Bank dan A. Bentuk simetris yang berputar tersebut melambangkan kerjasama erat dengan komponen-komponen industri, komersial dan bank-bank lain serta masyarakat dalam satu gerak putar yang dinamis, seirama dan serasi untuk setiap saat tumbuh dan berkembang oleh keseimbangan antara tujuan dan kekuatan.